| Cak Imin Siap Jadi Capres PKB |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Saturday, 15 November 2008 | |
|
Selasa, 11/11/2008 14:29 WIB Cak Imin Siap Jadi Capres PKB Didi Syafirdi - detikNews Jakarta - Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar mengaku siap dicalonkan sebagai presideJakarta - Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar mengaku siap dicalonkan sebagai presiden jika partai nahdliyin itu memutuskan demikian. Namun, sebelum maju, Cak Imin mengaku akan melakukan istiqarah dan bertanya terlebih dahulu kepada 5 kiai NU."Pasti akan muncul dua sumber. Yang pertama dari internal, kalau dimunculkan (saya) pasti siap. Yang kedua dari eksternal. Saya akan istiqarah bertanya kepada 5 lima kiai dan beberapa orang inti dari DPP," ujar Cak Imin. Hal itu disampaikan Cak Imin di sela-sela acara Simposium Nasional Kebangkitan Indonesia bertajuk '13 Agenda Kemandirian dan Kedaulatan Bangsa' yang diselenggarakan PKB di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2008). Menurut Cak Imin, dalam acara Simposium ini, juga akan diadakan Musyawarah Kerja DPP PKB dengan seluruh DPW. Salah satunya membicarakan capres 2009-2014. "Namun akhir Desember baru PKB memunculkan nama," cetus Cak Imin. Apakah Gusdur masuk calon? "Baru nanti sore kita bahas nama dan kriteria," jawabnya. Dalam kesempatan itu, Cak Imin pun mengaku PKB terbuka bila ada calon-calon muda dan calon alternatif yang muncul dalam bursa capres partainya. "Yang terpenting calon-calon itu harus memiliki kemampuan dan produktif. Jadi tidak asal muncul," pungkasnya.(lrn/iy) Sumber : http://www.detiknews.com/read/2008/11/11/142930/1035102/10/cak-imin-siap-jadi-capres-pkb |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 15 November 2008 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
PEMILU 2009
0 Hari
Menuju : PEMILU 2009




Jakarta - Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar mengaku siap dicalonkan sebagai presideJakarta - Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar mengaku siap dicalonkan sebagai presiden jika partai nahdliyin itu memutuskan demikian. Namun, sebelum maju, Cak Imin mengaku akan melakukan istiqarah dan bertanya terlebih dahulu kepada 5 kiai NU.



